Training Pelatihan
By February 16, 20090 Comments Read More →

Medical Emergency Response Plan (MERP)

Medical Emergency Response Plan (MERP)

Bandung | 4-6 Maret 2009 | Rp 5.000.000,-

Bandung | 26-28 Agustus 2009 | Rp 5.000.000,-

PENDAHULUAN

Setiap aktifitas dalam suatu industri dapat dipastikan akan melibatkan risiko kecelakaan maupun kesakitan dari pekerjanya. Terlebih lagi aktifitas penambangan yang berada didaerah yang terpencil (remote) dengan faktor risiko yang tinggi, maka keberadaan program tanggap darurat medik (medical emergency response plan = MERP) merupakan bagian dari standar kesehatan minimum yang harus diterapkan. Keberadaan  program ini disetiap tempat kerja yang berisiko tinggi, merupakan keharusan dalam rangka mengantisipasi terjadinya gawat daruratan dibidang medis. Penanganan ini tidak hanya merupakan tanggung jawab pihak kesehatan, namun perlu ditangani secara terpadu dengan melibatkan semua departemen yang ada di perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN

Selesai mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta :

  • Dapat memahami kebutuhan akan adanya program tanggap darurat medis.
  • Mampu melakukan pendekatan melalui sistem yang terintegrasi serta koordinasi.
  • Memahami peranan masing-masing dalam program tanggap darurat medis ini.

GARIS BESAR PROGRAM

1.OCCUPATIONAL HEALTH INTRODUCTION

(Pengantar Kesehatan Kerja):

Tinjauan umum program Kesehatan Kerja dari sisi peraturan perundangan, best practices serta relevansi dalam pencapaian pekerja sehat dan produktif.

2. HEALTH RISK ASSESSMENT.

Identifikasi keberadaan faktor risiko yang berpotansi menjadi sumber kegawat daruratan, sangat penting dilakukan untuk menetapkan perencanaan tanggap darurat ini, agar lebih terarah dan efektif.

3.EMERGENCY RESPONSE PLAN

(Penanggulangan gawat darurat di tempat kerja).

Mengingat risiko terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang tinggi, maka rencana tanggap darurat medis di tempat kerja sangatlah penting. Bagaimana penanganan di tahap awal terjadinya kedaruratan sampai kepada proses rujukan, perlu direncanakan secara matang.

5.  DAN HAL-HAL LAIN YANG PERLU.

METODE PELATIHAN

Partisipatif, diskusi kelompok

SIAPA YANG HARUS MENGHADIRI?

Manajer HRD, Penanggung jawab HSE, Dokter / Paramedik di Perusahaan, Plant Manager/Supervisor, Petugas lainnya yang berminat.

LAMA PELATIHAN

14 jam efektif ( 2 hari kerja )

TRAINER

Abdul Baktiansyah, Dr, MS.

Beliau sangat berpengalaman dalam Kesehatan Kerja (Health) selama hampir 30 tahun. Pendidikan formal beliau didapat dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada tahun 1979, dan Magister of Science dalam Kedokteran Okupasi dari Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (2004), beliau juga sering mengikuti berbagai training baik itu di dalam maupun di luar negeri yang berkaitan dengan Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Perjalanan Karir beliau sebagai praktisi kesehatan kerja dimulai sejak tahun 1982 – 2005, dimana beliau pernah mengemban jabatan sebagai Chief Medical Officer pada PT. Ekspan Kalimantan dan kemudian menjadi Occupational Health & Industrial Hygiene Coordinator pada PT. Medco Energy E&P. Sekarang ini beliau aktif sebagai trainer & konsultan pada bidang Occupational Health & Industrial Hygiene.

WAKTU

  • 4-6 Maret 2009
  • 26-28 Agustus 2009

Formulir Permintaaan Informasi Lanjutan / Pra-Pendaftaran Public Training
  1. INFORMATION OPTIONS
  2. (required)
  3. (required)
  4. PERSONAL DATA
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (valid email required)
  9. (required)
  10. (required)
  11. PRE REGISTRATION DATA (Tidak Mengikat)
  12. (required)
  13. MESSAGE FOR TRAINING PROVIDER
 

cforms contact form by delicious:days

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • TwitThis
  • Facebook
  • LinkedIn
  • MySpace
  • YahooBuzz
  • Y!GG
  • Webnews
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Technorati
  • YahooMyWeb

Post a Comment